Jalan yang rusak sepanjang perumahan pamulang2 dan galian kabel apaan tuh, yang ngak kelar-kelar sepanjang ciputat muncul, selain menurunkan penghasilan para supir angkot dilain pihak mempercepat ausnya mobil. Sebagai contoh, kampas kopling mobil yang biasanya berusia sebulan, sekarang baru lima belas hari beroperasi sudah harus diganti, ujar salah satu sopir angkot yang sebut saja Muncul Mbah Sutilah"
"Bukan cuma kampas kopling, peralatan lain seperti ball joint, per, sokbreker, serta ban menjadi lebih boros." Jika keadaan terus menerus begini, maka penghasilan para supir hanya habis untuk mengganti onderdil. Belum lagi oknum perhubungan dan lainnya yang sekarang sudah semakin kreatip memungut retribusi bukan cuma di terminal melainkan melebar di jalan-jalan.
Ironisnya mereka mengatas namakan retribusi untuk "pembangunan daerah." Kadang mereka sudah hilang urat kesadarannya ketika mengutip uang didepan jalan berlubang segede gajah bengkak dengan dalih sama "pembangunan daerah."
Anda penghuni Pamulang dan sekitarnya bisa merasakan, mobil kecil semacam sedan hampir-hampir tidak berkutik didepan lubang menganga yang memperlihatkan garangnya tonjolan batu kali yang nongol dibalik koyaknya tubuh jalanan. Batu tersebut seharusnya terpendam dibalik tumpukan pasir dan aspal. Tak heran dalamnya lubang mampu menelan separuh ban kendaraan ukuran sedan atau Kijang sekalipun. Maka bergeseklah bodi bawah kendaraan dengan bahan jalan.
Sekedar perbandingan, dahulu, orang melakukan "penyunatan" uang proyek seperti jalan tol dsb, namun setidaknya masih ada ujut bangunan yang dibawahinya. Namun sekarang, sedikitpun tidak nampak. Kalau sudah didesak massa, mulai keluarlah jurus "Tai Chi Master", diserang dari kiri di buang ke kanan. Ngeles dengan alasan musim hujan belum selesai atau mungkin mau nunggu pilkada lagi biar dicoblos.
Kalau sudah begini, tak heran propinsi yang nun jauh dari pusat sering "angot" karena merasa tidak diperhatikan.
Selasa, 24 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar